Bab 2 dari 6
Hiragana dulu
Hiragana adalah 46 tanda, dan tiap tanda adalah satu bunyi yang tidak pernah berubah: あ selalu "a", か selalu "ka", の selalu "no". Tidak ada ejaan yang aneh-aneh — apa yang tertulis, itu yang diucapkan.
Empat puluh enam itu pun tidak acak. Mereka tersusun seperti tabel perkalian: lima vokal (a-i-u-e-o) dikalikan barisan konsonan (k, s, t, n, h, m, y, r, w). Hafal barisnya, dan tabelnya mengisi diri sendiri. Dua tanda kecil menambah variasi: titik dua (か ka → が ga) dan lingkaran (は ha → ぱ pa).
Ada tiga kebiasaan bunyi yang perlu dikenali sejak awal karena sangat sering muncul: っ kecil menggandakan konsonan berikutnya (きって kitte, "perangko"), vokal panjang ditulis dengan menambah vokal (ぶどう budou — "u"-nya memanjangkan bunyi o), dan ん adalah satu-satunya konsonan yang berdiri sendiri.
Realistis: hiragana tuntas dalam satu-dua minggu dengan latihan menulis setiap hari. Jangan hanya membaca — tulis. Setiap kata kana di situs ini dianimasikan goresan demi goresan dengan kuas, persis seperti kanji, jadi urutan menulisnya bisa ditonton, bukan ditebak.