Bab 5 dari 5
Dua lapis kosakata
Kosakata Korea punya dua lapis besar. Ada kata asli Korea, dan ada lapisan tebal kata serapan berakar Tionghoa (disebut Sino-Korea) — 학교 "hakgyo" seakar dengan 学校 yang dipakai Mandarin dan Jepang. Bagi yang kelak belajar lebih dari satu bahasa Asia Timur, lapisan ini menjadi jembatan yang menyenangkan: satu akar, tiga pengucapan.
Akibat paling nyata bagi pemula: bahasa Korea punya dua sistem bilangan yang dua-duanya dipakai sampai sekarang. Bilangan asli Korea (하나, 둘, 셋 — satu, dua, tiga) dipakai untuk menghitung benda dan umur; bilangan Sino-Korea (일, 이, 삼) dipakai untuk tanggal, uang, nomor telepon, dan menit.
Kedengarannya merepotkan, tapi pembagian tugasnya cukup jelas dan cepat menjadi kebiasaan. Yang penting di awal: sadari bahwa keduanya ada, supaya tidak bingung kenapa "satu" kadang "hana" dan kadang "il". Keduanya benar — mereka bekerja di wilayah yang berbeda.
Selebihnya, kosakata di situs ini disusun per kategori dan jenjang (Dasar/Menengah) dengan arti Indonesia yang ditulis dari kamus resmi KRDICT, dan setiap kata serta setiap kalimat contohnya bisa didengar. Untuk bahasa yang gerbang membacanya bisa dilewati dalam seminggu, sisa perjalanannya adalah soal menabung kata — sedikit tiap hari, ditemani suara.